Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkot Jambi Libatkan 500 Anggota Pramuka Tanam Padi Gogo di Lahan Perkotaan

Zonabrita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mengedukasi generasi muda. Pada Sabtu pagi (11/04/2026), sebanyak 500 anggota Pramuka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Jambi memadati lahan Kelompok Tani (Poktan) Kasturi di Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru. Kehadiran para pelajar ini bukan tanpa alasan; mereka terjun langsung ke sawah untuk melakukan penanaman Padi Gogo.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Bersama jajaran unsur Forkopimda dan kepala dinas terkait, Wali Kota melebur bersama ratusan pelajar untuk menanam benih di atas lahan seluas kurang lebih 20 tumbuk. Aksi nyata ini merupakan langkah konkret Pemkot Jambi dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi Kota Jambi untuk berkonstribusi dalam sektor pertanian. Ia memuji konsep pertanian modern yang diterapkan oleh Poktan Kasturi, di mana lokasi pertanian justru berada di tengah pemukiman padat penduduk yang sebelumnya merupakan lahan tidur.

​”Ini adalah pertanian dengan konsep modern. Kita membuktikan bahwa pemanfaatan lahan tidur secara optimal dapat membuahkan hasil, dan yang terpenting, tidak perlu profesi khusus untuk mencintai pertanian,” ujar Maulana di sela-sela kegiatan penanaman.

​Menariknya, para anggota Poktan Kasturi sendiri bukanlah petani profesional secara latar belakang, melainkan warga sekitar dari berbagai profesi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kedaulatan pangan. Hal ini, menurut Maulana, menjadi inspirasi berharga bagi anak-anak muda di Jambi.

Pelibatan 500 anggota Pramuka ini merupakan kelanjutan dari program edukasi serupa yang sebelumnya telah melibatkan anak-anak tingkat PAUD. Pemkot Jambi berharap, melalui pengalaman langsung di lapangan, para pelajar dapat memperoleh pengetahuan agraris yang tidak didapatkan di dalam kelas.

​”Melalui kegiatan di Poktan Kasturi ini, anak-anak belajar tentang proses panjang pangan yang mereka konsumsi. Ini adalah cara kita menarik mereka keluar dari ketergantungan gadget. Kami ingin menumbuhkan rasa peduli dan cinta terhadap pertanian sejak dini,” tambah Maulana.

​Wali Kota juga mendorong agar kawasan Poktan Kasturi tidak sekadar menjadi lahan produksi, namun bertransformasi menjadi destinasi Agrowisata. Lokasinya yang strategis di tengah perumahan dinilai sangat potensial untuk menjadi pusat edukasi terbuka bagi masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemkot Jambi memfasilitasi seluruh kebutuhan operasional mulai dari penyediaan bibit unggul hingga peralatan pertanian modern. Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Ketua Kelompok Tani Kasturi.

​Sinergi ini disaksikan langsung oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, Yunimar, beserta jajaran Camat, Lurah, dan para penyuluh pertanian. Melalui penandatanganan ini, diharapkan pembinaan terhadap kelompok tani perkotaan dan program edukasi pertanian bagi sekolah-sekolah di Kota Jambi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, petani urban, dan pelajar, Kota Jambi optimistis dapat menciptakan kemandirian pangan meskipun berada di wilayah perkotaan. (Red)

Bacaan Lainnya