Pecahkan Rekor Nasional, Wali Kota Jambi Cup Race 2026 Sukses Serap Perputaran Ekonomi Rp1,03 Miliar
Zonabrita.com – Gelaran otomotif bergengsi, Wali Kota Jambi Cup Race 2026, resmi berakhir dengan sukses besar pada Minggu sore (03/05/2026). Ribuan pasang mata menjadi saksi ketatnya persaingan para pembalap di lintasan Sirkuit Non-Permanen Kawasan Tugu Keris Siginjai, yang menjadi pusat perhatian masyarakat Jambi selama dua hari penuh. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung adu cepat, namun juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif dan sport tourism di Tanah Pilih Pusako Batuah.
Event tahunan yang digelar untuk memeriahkan HUT Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ini ditutup langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Didampingi Sekretaris Daerah A. Ridwan, Maulana menyaksikan langsung partai final sekaligus menyerahkan trofi kepada para juara dari total 20 kelas yang diperlombakan.
Momentum penutupan semakin meriah saat kelas MP1 yang kerap dijuluki sebagai “Kelas Para Raja” menyajikan persaingan sengit. Pembalap unggulan Agung Septian Alba berhasil menyabet podium utama, disusul oleh Ega Sipon di posisi kedua dan Fikri Akbar di posisi ketiga.
Kejuaraan tahun ini mencatatkan sejarah baru bagi dunia otomotif tanah air. Dengan total 856 starter dari 20 kelas yang dibuka, Wali Kota Jambi Cup Race 2026 dinobatkan sebagai ajang balap motor dengan jumlah peserta terbanyak se-Indonesia.
“Alhamdulillah, selain kesuksesan penyelenggaraan, dari segi kuantitas peserta, event ini adalah yang terbanyak di Indonesia. Peserta datang jauh-jauh dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Jawa Barat,” ungkap Maulana dengan bangga dalam sambutannya.
Antusiasme masyarakat pun tidak terbendung. Meski sempat diguyur hujan, lebih dari 15 ribu penonton tetap memadati area sirkuit dengan tertib. Kedisiplinan penonton ini mendapat apresiasi khusus dari sang Wali Kota. Menurutnya, ketertiban masyarakat menjadi kunci utama bagi pemerintah untuk terus menghadirkan event serupa di masa depan. Beliau bahkan menjanjikan agenda serupa bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun jika iklim kompetisi tetap kondusif.
Lebih jauh, dampak positif event ini merambah hingga ke sektor ekonomi kerakyatan. Kehadiran puluhan ribu penonton menjadi berkah bagi 761 pelaku UMKM yang menjajakan produk mereka di sekitar lokasi.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Jambi, terdapat 304 pedagang kuliner, 271 pedagang minuman, 89 penjual mainan, serta 97 pelaku usaha cinderamata yang meraup keuntungan berlipat. Total omzet pada hari pertama mencapai Rp556 juta, sementara hari kedua hingga penutupan mencatatkan angka Rp480 juta. Secara akumulatif, perputaran ekonomi selama dua hari penyelenggaraan menembus angka fantastis, yakni Rp1,038 miliar.
“Kita berharap bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini secara berkelanjutan karena dampaknya luar biasa, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM,” tambah Maulana.
Sebagai langkah strategis ke depan, Wali Kota Maulana mengumumkan rencana ambisius untuk menghadirkan konsep night race atau balap malam hari di kawasan wisata Kota Tua. Program ini dirancang sebagai solusi solutif untuk menyalurkan hobi anak muda sekaligus menekan aksi balap liar yang meresahkan.
”Saya sedang menyiapkan sirkuit non-permanen di kawasan Pasar Kota Tua khusus untuk night race setiap malam Sabtu dan Minggu. Balap liar akan kita arahkan ke sana semua. Kita siapkan dokter, ambulans, dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Jambi, Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala OPD, Ketua KONI Kota Jambi, Ketua Harian IMI Jambi, serta para sponsor. Kesuksesan Wali Kota Jambi Cup Race 2026 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara olahraga dan pemberdayaan ekonomi mampu menciptakan dampak positif yang masif bagi masyarakat. (Red)










