Sinergi Gotong Royong Tandai Sejarah Baru: SMPN 3 Kota Jambi Resmi Tempati Gedung Hasil Merger
Zonabrita.com – Sebuah fase baru dalam dunia pendidikan di wilayah Seberang Kota Jambi resmi dimulai hari ini. Keluarga besar SMP Negeri 3 Kota Jambi menorehkan sejarah dengan secara resmi menempati gedung sekolah yang megah, modern, dan representatif. Peristiwa ini bukan sekadar perpindahan administrasi, melainkan wujud nyata dari berakhirnya penantian panjang masyarakat sejak rencana penggabungan (merger) bergulir delapan tahun silam.
Kepala SMP Negeri 3 Kota Jambi, Henky Setiawan, menegaskan bahwa penatapan tanggal perpindahan pada Senin, 4 Mei 2026, adalah keputusan strategis yang mengutamakan kelancaran proses belajar-mengajar. “Kami tidak ingin terburu-buru. Meski pembangunan fisik gedung rampung pada akhir tahun 2025, kami memilih menunggu hingga hari ini untuk memastikan seluruh sarana prasarana vital instalasi air bersih, listrik, dan kenyamanan ruang kelas benar-benar lengkap dan siap 100 persen. Prioritas kami adalah agar para siswa bisa langsung fokus belajar tanpa terganggu kendala teknis,” jelas Henky.
Metode perpindahan yang dipilih oleh pihak sekolah menonjolkan nilai luhur bangsa: gotong royong. Alih-alih menyewa jasa angkut profesional, operasional pemindahan ribuan barang, mulai dari buku, bangku, hingga peralatan laboratorium, dilakukan secara kolaboratif. Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, suasana sekolah lama berubah menjadi pusat aktivitas komunal.
Pemandangan unik terlihat jelas dari dokumentasi lapangan. Sebuah truk pengangkut kayu yang penuh muatan menjadi saksi bisu kolaborasi ini. Di atas bak truk, tampak para siswa dengan seragam olahraga oranye mereka bahu-membahu menata dan mengamankan barang-barang, sebagian bahkan berdiri di atas tumpukan bangku dengan sigap.
Di sisi lain truk, siswa-siswa lainnya sibuk membantu menurunkan peralatan dari bak truk di lokasi gedung baru, sementara staf sekolah dan warga sekitar turut memberikan bantuan tenaga. Semangat ini menciptakan ikatan yang kuat, di mana warga Seberang Kota Jambi seolah menegaskan rasa kepemilikan mereka terhadap institusi pendidikan di wilayahnya. Kehadiran personel dengan kaos “GP GETSPRO” di lokasi juga mengindikasikan keterlibatan dukungan dari luar komunitas sekolah yang kian memperkaya semangat sinergi ini.
Hadirnya gedung baru ini merupakan solusi konkret atas wacana merger antara SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 13 Kota Jambi yang telah direncanakan Pemerintah Kota Jambi sejak 2018. Meskipun sempat menghadapi kendala penundaan bertahun-tahun, pemerintah akhirnya melakukan percepatan pembangunan di lokasi strategis yang memudahkan akses bagi kedua sekolah.
Langkah penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan dan optimalisasi fasilitas pendidikan di Seberang Kota Jambi. Dengan satu manajemen terintegrasi dan gedung yang lebih luas, sekolah kini memiliki kapasitas lebih besar untuk menyediakan sarana penunjang, seperti laboratorium yang memadai, perpustakaan modern, dan area terbuka hijau, yang sebelumnya mungkin sulit dipenuhi oleh masing-masing sekolah secara terpisah.
Kini, lorong-lorong mengkilap di gedung baru ini telah dihidupkan oleh senyum dan riuh tawa para siswa. Sejak gerbang sekolah dibuka, keceriaan tampak jelas di wajah mereka. Sorot mata antusias terlihat ketika mereka menjelajahi setiap sudut bangunan. Tidak sedikit siswa yang terpaku kagum melihat ruang kelas mereka yang kini jauh lebih luas, dengan jendela-jendela besar yang memberikan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik.
Bagi mereka, gedung ini bukan sekadar beton dan semen, melainkan “ruang mimpi” baru. Keceriaan ini merupakan suntikan energi psikologis yang luar biasa. “Melihat antusiasme mereka hari ini, kami optimis prestasi SMPN 3 akan semakin meroket. Gedung baru, fasilitas baru, dan semangat baru harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas lulusan kita,” harap Henky Setiawan dengan penuh keyakinan.
Dengan resmi beroperasinya gedung hasil merger ini, SMP Negeri 3 Kota Jambi kini siap bertransformasi menjadi mercusuar pendidikan di wilayah Seberang, membuktikan bahwa keterbatasan masa lalu kini telah berganti menjadi kebanggaan masa depan. (Red)










