Maulid Nabi di Masjid Raya Magatsari, Maulana Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Zonabrita — Keluarga besar Pemerintah Kota Jambi bersama pengurus Masjid Raya Magatsari menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin malam (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB selepas salat Isya itu dipusatkan di Masjid Raya Magatsari, Jalan Orang Kayo Hitam, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pasar Jambi.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diisi dengan ceramah agama oleh Al Habib Syukri bin Ali Syahab dari Palembang. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jambi, pengurus masjid, para ketua RT, serta masyarakat setempat.
Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi, Asisten II Setda Kota Jambi Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi M. Saleh Ridha, S.STP., M.E., serta Ketua Harian Masjid Raya Magatsari K.H. Yahya H.A. Qadir.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut, menurutnya, harus menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengingat sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagaimana kita terus mencontoh Baginda Rasulullah. Rasulullah diutus, innamā bu‘itstu li utammima makārimal akhlāq, sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak,” ujar Maulana.
Ia mengatakan, pembentukan akhlak menjadi tanggung jawab bersama, terutama dalam mendampingi anak-anak dan generasi muda. Hal itu dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial yang dapat memengaruhi perilaku remaja.
“Kita harus memperhatikan akhlak dan perilaku anak-anak kita, terutama anak usia 14 sampai 19 tahun yang saat ini cukup rawan. Informasi dari media sosial banyak yang memengaruhi mereka melakukan tindakan kekerasan, kebrutalan, narkoba dan sebagainya,” katanya.
Maulana mengajak para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya memberikan nasihat, tetapi juga menghadirkan keteladanan secara nyata. Pendidikan akhlak, kata dia, harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui lingkungan masyarakat, masjid serta dunia pendidikan.
“Harus kita ajarkan terus kepada mereka melalui keluarga, lingkungan, masjid sebagai tempat beribadah, dan juga dunia pendidikan,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW, Maulana juga mengimbau seluruh masjid di Kota Jambi untuk melaksanakan salat Istisqa. Ajakan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kondisi kekeringan dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau masjid-masjid untuk salat Istisqa, mudah-mudahan hujan turun sehingga asap bisa hilang dan kebakaran hutan juga bisa hilang,” tuturnya.
Menurut Maulana, kegiatan keagamaan juga terus didorong agar semakin hidup di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, mendorong terbentuknya majelis bahagia dan kegiatan shalawat di seluruh kelurahan sebagai ruang memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan.
Ia menyampaikan, pelantikan majelis tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 September 2026 mendatang. Kegiatan itu akan dirangkaikan dengan tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi.
Tabligh akbar tersebut direncanakan menghadirkan Dr. K.H. Buya Arrazy Hasyim, M.A. sebagai penceramah.
“Mudah-mudahan kita bisa hadir nanti,” kata Maulana.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Magatsari diharapkan tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat masyarakat dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat agar akhlak Rasulullah SAW terus dijadikan pedoman dalam membangun keluarga, lingkungan, dan generasi muda Kota Jambi yang berkarakter.(*)










