Launching Kampung Bahagia di Simpang IV Sipin, Maulana Apresiasi Kekompakan Warga Gontong Royong

Zonabrita – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali menjadi kekuatan utama pembangunan di Kota Jambi. Hal itu terlihat saat Wali Kota Jambi dr. H. Maulana, MKM bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, SE, MA, melaunching Program Kampung Bahagia di RT 17 Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Sabtu (20/6/2026).

Peluncuran program yang menjadi salah satu unggulan Pemerintah Kota Jambi tersebut berlangsung penuh antusiasme. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, para ketua RT, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga yang turut merayakan lahirnya gerakan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Di hadapan warga, Maulana mengaku terkesan dengan kekompakan masyarakat RT 17 yang secara swadaya berhasil membangun jalan lingkungan sepanjang 50 meter. Infrastruktur tersebut kini menjadi akses vital yang menghubungkan permukiman warga dengan rumah ibadah serta berbagai fasilitas umum lainnya.

Menurut Maulana, apa yang dilakukan warga Simpang IV Sipin merupakan gambaran nyata bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan berkualitas ketika masyarakat dan pemerintah bergerak bersama.

“Saya sangat bangga melihat semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Jalan sepanjang 50 meter ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan. Inilah nilai yang ingin kita hidupkan melalui Program Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, Kampung Bahagia bukan hanya program pembangunan infrastruktur, melainkan gerakan sosial yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, aman, dan harmonis melalui keterlibatan aktif masyarakat.

Selain meninjau hasil pembangunan jalan swadaya warga, Maulana juga menyoroti penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat lingkungan. Sebagai bentuk dukungan terhadap program kebersihan, Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan 10 unit gerobak motor yang akan beroperasi secara bertahap di Kelurahan Simpang IV Sipin untuk melayani pengangkutan sampah rumah tangga.

Namun demikian, Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan mewujudkan Kota Jambi yang bersih tidak hanya bergantung pada armada pengangkut sampah, melainkan juga kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

“Kita ingin membangun budaya baru. Sampah harus dipilah sejak dari sumbernya. Sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi bisa dimanfaatkan kembali dan menjadi sumber pembiayaan operasional pengelolaan sampah. Jika masyarakat bergerak bersama, saya yakin persoalan sampah bisa kita atasi secara bertahap,” tegasnya.

Maulana optimistis, melalui Program Kampung Bahagia, semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Jambi akan semakin kuat dan mampu mendorong percepatan pembangunan hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

Peluncuran Kampung Bahagia di Simpang IV Sipin pun menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Dari sebuah jalan lingkungan yang dibangun bersama, lahir harapan besar untuk mewujudkan Kota Jambi yang lebih maju, bersih, dan bahagia.

“Kalau masyarakat kompak, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan. Kampung Bahagia adalah gerakan bersama untuk menghadirkan perubahan nyata dari lingkungan, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” pungkas Maulana. (*)