Sambut Maulid dan HUT RI, Hesti Haris Ajak BKMT Perkuat Gerakan Jambi Bershalawat
Zonabrita – Nuansa religius dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Lomba Shalawat tingkat Provinsi Jambi yang digelar dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Provinsi Jambi, Selasa (12/8/2026), tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua PW BKMT Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE atau Hesti Haris.
Lomba ini diselenggarakan PW BKMT Provinsi Jambi bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Perwakilan Provinsi Jambi. Pesertanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota, menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat syiar Islam.
Dalam kesempatan itu, Hesti Haris mengajak seluruh anggota BKMT menjadikan shalawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia menilai, kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu terus ditumbuhkan melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
Hesti juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran para pengurus BKMT dan perwakilan TP PKK dari sejumlah daerah. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa semangat Gerakan Jambi Bershalawat semakin mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Ibu-ibu adalah orang yang beruntung. Selama ini saya sudah keliling kabupaten kota menyampaikan motivasi Gerakan Jambi Bershalawat dan pentingnya Barzanji Shalawat,” ujar Hesti.
Ia mengatakan, masyarakat terkadang membutuhkan sosok yang dapat memberikan contoh nyata agar sebuah amalan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan.
Karena itu, Hesti mengapresiasi kehadiran Hj. Ernawati yang dinilainya turut memberikan inspirasi dalam penguatan Gerakan Jambi Bershalawat di Provinsi Jambi.
“Di antara inspirasi yang mendorong saya lebih banyak bercerita tentang Bershalawat ini adalah Adinda Erna, Ibu Ernawati yang hadir di tengah kita. Gerakan seperti shalawatan sudah kami sosialisasikan keliling seluruh kabupaten kota,” katanya.
Hesti menegaskan bahwa kegiatan seperti Lomba Shalawat memiliki nilai lebih karena mampu menyatukan unsur keagamaan, silaturahmi, sekaligus pembinaan masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan kepada peserta, panitia juga memberikan hadiah dan uang pembinaan. Juara I mendapatkan hadiah utama berupa umrah. Sementara itu, Hesti Haris menambahkan uang pembinaan untuk Juara II sebesar Rp10 juta, Juara III Rp8 juta, Juara IV Rp4 juta, dan Juara V Rp2 juta.
Sementara itu, Gubernur Jambi yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muktamar Hamdi, SE., MM., menyampaikan dukungan pemerintah terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi penguatan mental dan spiritual masyarakat.
“Kegiatan ini bagian dari membangun mentalitas dan spiritualitas masyarakat Provinsi Jambi. Melalui kegiatan keagamaan seperti shalawat, kita menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Muktamar berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus berkembang di seluruh kabupaten dan kota. Budaya shalawat, menurutnya, dapat menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan secara positif untuk memperkuat silaturahmi dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan.
Di sisi lain, Ketua ISMI Perwakilan Provinsi Jambi, Hj. Ernawati, mengajak masyarakat Jambi memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Karena Jambi ini adalah negeri kita, maka wajar jika kita mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk bersama-sama bershalawat. Tujuannya agar kita lebih mengenal Rasulullah, dan lebih mencintai Rasulullah,” tuturnya.
Ernawati juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memikirkan investasi kehidupan dunia, tetapi juga mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.
“Mari kita bershalawat untuk investasi di akhirat. Jangan terlalu banyak investasi dunia saja. Mari kita investasi akhirat,” pungkasnya. (*)










