PWI Provinsi Jambi Gelar Yasinan dan Tahlilan Tiga Hari Wafatnya Heri Farmansyah

Zonabrita.com – Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi menggelar pembacaan Surah Yasin, Kulhu Tahlil, dan doa bersama dalam rangka memperingati tiga hari wafatnya Heri Farmansyah bin M. Rais, Senin malam (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Jalan Jakarta Ujung, Kota Baru, Jambi, dihadiri oleh pengurus, anggota, serta keluarga besar PWI Provinsi Jambi dan para kolega almarhum.

Acara diawali dengan Salat Magrib berjemaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Khoiron Fauzi, S.Kom.

Seluruh jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khusyuk. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum Heri Farmansyah mendapatkan ampunan Allah SWT, dilapangkan kuburnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

Dalam sambutan Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus, Dpt, yang diwakili Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Drs. Amrizal Husni, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran keluarga besar PWI dan para kolega yang telah bersama-sama mendoakan almarhum.

“Terima kasih atas kehadiran keluarga besar PWI Provinsi Jambi yang telah membacakan Surah Yasin, Kulhu Tahlil, dan memanjatkan doa kepada almarhum Heri Farmansyah, mantan Sekretaris PWI Provinsi Jambi periode 2019-2022,” ujar Amrizal.

Ia menyampaikan bahwa doa bersama tersebut juga diniatkan untuk seluruh almarhum dan almarhumah keluarga besar PWI Provinsi Jambi yang telah lebih dahulu berpulang.

“Pahala doa kita tujukan kepada Almarhum Heri Farmansyah beserta almarhum dan almarhumah keluarga besar PWI Provinsi Jambi yang telah mendahului kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus menyampaikan bahwa almarhum Heri Farmansyah merupakan sosok wartawan senior yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PWI Provinsi Jambi. Sosok Heri Farmansyah dikenal sebagai pribadi yang bersahabat, peduli terhadap rekan-rekan seprofesi, serta telah memberikan kontribusi dalam perjalanan pers di Provinsi Jambi.

Usai memimpin kegiatan tahlilan, Ustadz Khoiron Fauzi, S.Kom. menyampaikan pesan keagamaan tentang hakikat kehidupan manusia dan pentingnya mempersiapkan bekal sebelum kembali menghadap Allah SWT.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Khoiron mengingatkan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Jabatan, harta, dan kedudukan yang dimiliki selama hidup pada akhirnya akan ditinggalkan.

Namun, menurutnya, terdapat amal-amal yang tetap menemani seseorang setelah wafat, yaitu amal kebaikan yang pahalanya terus mengalir.

Ia menyampaikan sabda Rasulullah Saw yang menjelaskan bahwa apabila seorang anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.

Menurut Ustadz Khoiron, pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap muslim agar tidak hanya mengejar keberhasilan dunia, tetapi juga memperbanyak investasi akhirat.

“Sedekah jariyah menjadi bukti kepedulian seseorang terhadap sesama, ilmu yang bermanfaat menjadi warisan yang terus hidup, sedangkan doa anak saleh menjadi bentuk kasih sayang yang tetap menghubungkan orang tua dengan anak meski telah berbeda alam,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa meninggalnya seseorang bukan berarti berakhirnya seluruh kebaikan.

“Kepergian seseorang bukan berarti berakhirnya seluruh kebaikan. Selama masih ada amal yang terus mengalir, nama baik dan perjuangan seseorang akan tetap dikenang,” kata Ustadz Khoiron.

Ia juga mendoakan agar almarhum Heri Farmansyah mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Menurutnya, selama hidup almarhum telah menorehkan kebaikan, menjalin silaturahmi, dan memberikan manfaat bagi keluarga, sahabat, serta lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tahlilan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar PWI Provinsi Jambi untuk mendoakan almarhum sekaligus mengambil pelajaran bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Bekal sesungguhnya adalah amal saleh yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

“Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meninggalkan jejak kebaikan yang bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi amal yang terus mengalir hingga akhirat,” tutup Ustadz Khoiron Fauzi.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai wujud mempererat silaturahmi serta kebersamaan keluarga besar PWI Provinsi Jambi.

Selamat jalan Heri Farmansyah. Dedikasi dan pengabdianmu dalam dunia pers akan selalu dikenang. (*)