Lestarikan Budaya Melayu, LAM Kota Jambi Resmi Buka Lomba Seloko Tingkat Kota Jambi Tahun 2026
Zonabrita– Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi resmi membuka Lomba Seloko Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Adat Melayu Jambi, Rabu (8/7/2026), bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu Kota Jambi, Jalan Basuki Rahmat No. 03, Kecamatan Kota Baru.
Mengusung tema “Melestarikan Bahaso Melayu Jambi, Menjago Identitas Bangsa, Wujudkan Kota Jambi Bahagia Berbudayo, Elok Negri Dek Nantuo Rame Negri Dek Nan Mudo”, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 11 kecamatan se-Kota Jambi dengan total 55 peserta dan dihadiri sekitar 100 tamu undangan.
Hadir mewakili Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Feriadi, S.Sos., M.E. selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemerintah Kota Jambi. Turut hadir Ketua LAM Kota Jambi Datuk Aswan Hidayat, S.E., Sekretaris LAM Kota Jambi Datuk Drs. Afrizal, M.Pd., Mayor Inf. Ibnu Hajar selaku Danramil 415-11/Jambi Timur, jajaran pengurus LAM Kota Jambi, para peserta lomba, serta tamu undangan.
Pada kesempatan tersebut, Feriadi, S.Sos., M.E. membacakan sambutan Wali Kota Jambi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Seloko merupakan mutiara lisan masyarakat Melayu Jambi yang sarat akan petuah, nasihat, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Pemerintah Kota Jambi berharap melalui kegiatan ini nilai-nilai adat dan budaya Melayu tetap terjaga, berkembang, serta diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas daerah.
Pemerintah Kota Jambi juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Kota Jambi beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Para peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi generasi penerus yang terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat istiadat Melayu Jambi.
Sementara itu, Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat, S.E., mengatakan bahwa Lomba Seloko merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi salah satu upaya nyata dalam melestarikan adat dan budaya Melayu Jambi.
“Hari ini kita melaksanakan Lomba Seloko Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 sekaligus memeriahkan Hari Adat Melayu Jambi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Kota Jambi. Masing-masing kecamatan mengutus perwakilannya sebagai bentuk upaya melestarikan nilai-nilai budaya dan adat yang ada di tanah Jambi,” ujarnya.
Menurut Datuk Aswan, pelaksanaan tahun ini menjadi momen yang istimewa karena untuk pertama kalinya melibatkan pelajar tingkat SMP/MTs sederajat sebagai peserta lomba pidato berbahasa Melayu Jambi.
“Kami berharap dengan melibatkan anak-anak tingkat SMP dan sederajat, mereka dapat menjadi penerus yang mencintai budaya Melayu Jambi. Ke depan, kami ingin semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan nilai-nilai adat, budaya, dan kesenian yang kita miliki,” katanya.
Datuk Aswan juga menjelaskan bahwa lomba Seloko tidak hanya dilaksanakan di Kota Jambi, tetapi juga rutin diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu di berbagai kabupaten di Provinsi Jambi.
“Kabupaten juga melaksanakan lomba seperti ini, hanya waktunya yang berbeda-beda. Kami berharap Kota Jambi dapat menjadi salah satu tolok ukur dalam pelestarian budaya Melayu. Ke depan kami ingin mengajak lebih banyak generasi muda, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, agar semakin mencintai adat dan budaya Melayu Jambi,” tambahnya.
Lomba Seloko Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Adat Melayu Jambi yang bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui berbagai cabang perlombaan, di antaranya Seloko Adat Melayu Jambi, Buka Lanse, Pidato Berbahasa Melayu Jambi, serta Ulur Antar Serah Terimo Adat.
Melalui kegiatan ini, Lembaga Adat Melayu Kota Jambi berharap tradisi, bahasa, dan nilai-nilai luhur adat Melayu tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan ini juga menjadi wadah edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya daerah serta mendukung terwujudnya Kota Jambi Bahagia Berbudayo. Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung selama 8–9 Juli 2026 di Gedung Lembaga Adat Melayu Kota Jambi.(*)










