270 Pejabat Pemkot Jambi Resmi Dikukuhkan, Cegah Bullying di Sekolah, Wali Kota Kaji Penyesuaian Jam Kerja ASN
Zonabrita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi melakukan perombakan besar-besaran dalam struktur birokrasinya guna meningkatkan efisiensi dan responsivitas tata kelola pemerintahan. Sebanyak 356 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas resmi mengemban amanah baru usai menjalani prosesi pelantikan dan pengukuhan di ruang terbuka Taman Banjuran Budayo, Selasa sore (10/02/2026).
Acara pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut ditandai dengan pemasangan tanda pangkat jabatan secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan pejabat yang dilantik.
Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 145 dan 146 Tahun 2026, rotasi kali ini menyasar 356 pejabat Eselon III dan IV. Secara rinci, terdapat 86 pejabat yang menjalani pelantikan jabatan baru, sementara 270 pejabat lainnya dikukuhkan kembali.
Langkah ini diambil menyusul adanya penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru di lingkungan Pemkot Jambi. Perubahan nomenklatur pada sejumlah dinas dan badan menuntut adanya pengukuhan ulang agar administrasi pemerintahan berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku.
Dalam amanatnya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya mempercepat akselerasi pembangunan. Ia menginstruksikan seluruh pejabat untuk mendalami dan mengimplementasikan 11 Program Prioritas Kota Jambi Bahagia.
”Bapak dan Ibu adalah garda terdepan. Saya minta semuanya memahami peran masing-masing dalam 11 program prioritas ini. Kita butuh gerak cepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Maulana di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Satu poin krusial yang ditekankan Wali Kota adalah peran strategis Camat dan Lurah dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Maulana menginstruksikan aparat kewilayahan untuk memastikan data penerima manfaat benar-benar akurat.
”Saya instruksikan Camat dan Lurah untuk turun ke lapangan. Pastikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Anda mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis. Ini adalah kunci kita untuk menekan angka stunting secara signifikan di Kota Jambi,” tambahnya.
Selain urusan program kerja, Wali Kota Maulana juga melemparkan wacana terkait pengkajian ulang jam kerja ASN. Ia berencana menyesuaikan jam kerja menjadi pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, kecuali bagi tenaga pendidik.
Langkah ini diambil dengan visi sosial yang mendalam. Wali Kota ingin para ASN memiliki waktu berkualitas bersama keluarga di pagi hari, seperti sarapan bersama dan mengantar anak ke sekolah. Hal ini dinilai sebagai langkah preventif terhadap tren perundungan (bullying) dan kekerasan anak yang marak terjadi.
”Kami ingin ASN menjadi teladan. Karir yang sukses harus seimbang dengan keberhasilan mendidik anak di rumah. Ketahanan keluarga adalah pondasi utama pembangunan kota yang humanis,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Kota Jambi, M. Redho, jajaran Forkopimda, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kota Jambi. (Red)


















