Pemprov Jambi Raih Peringkat 1 Nasional Opini Ombudsman RI Tahun 2025

Zonabrita.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengukuhkan posisinya sebagai pionir tata kelola pemerintahan terbaik di Indonesia. Dalam ajang bergengsi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025, Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah sukses menyabet predikat Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi, sekaligus menempati peringkat pertama nasional kategori pemerintah provinsi.

​Prestasi prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Jambi dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan Ombudsman Republik Indonesia kepada Gubernur Jambi, Al Haris, di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (29/01/2026).

​Seremoni penyerahan penghargaan ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Kehadiran para menteri kabinet ini menegaskan signifikansi penilaian Ombudsman sebagai barometer integritas instansi pemerintah di mata pusat.

Gubernur Al Haris tidak menyembunyikan rasa bangganya atas capaian ini. Namun, ia menekankan bahwa predikat peringkat satu bukanlah tujuan akhir, melainkan cerminan dari kerja keras kolektif seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jambi.

​“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi capaian ini. Tugas berat kita ke depan adalah mempertahankan konsistensi. Objek penilaian ini melihat sejauh mana kita mampu menjauhi praktik yang menyalahi aturan,” tegas Al Haris usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, kunci dari kemenangan ini adalah kepatuhan mutlak terhadap regulasi dan keberanian untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Menurutnya, ASN di Jambi kini didorong untuk mengedepankan etika pelayanan di atas segalanya.

Penilaian ketat yang dilakukan Ombudsman RI sepanjang tahun 2025 membedah instansi-instansi strategis yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Di Provinsi Jambi, performa gemilang ditunjukkan oleh tiga instansi utama yaitu ​Dinas Pendidikan yang dinilai berhasil dalam transparansi akses pendidikan, Dinas Sosial, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Sosdukcapil) unggul dalam kecepatan administrasi kependudukan dan ​Dinas Kesehatan yang responsif dalam pemenuhan hak kesehatan dasar masyarakat.

​Ketiga dinas ini dianggap sukses menjalankan prosedur pelayanan yang akuntabel, tanpa pungutan liar (pungli), dan nihil penundaan berlarut yang sering menjadi penyakit birokrasi.

Meski berada di puncak nasional, Gubernur Al Haris memastikan pihaknya tidak akan berpuas diri. Ia menjanjikan evaluasi berkala bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memastikan standar kualitas pelayanan tetap terjaga dan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

​“Kita akan terus menata ASN agar mereka bekerja dengan sebaik-baiknya, menaati aturan, dan melayani masyarakat secara maksimal. Peringkat satu ini adalah motivasi untuk memperkuat integritas dan profesionalisme birokrasi kita,” tutupnya.

Dengan torehan prestasi ini, Pemprov Jambi kini menjadi rujukan nasional bagi provinsi lain dalam hal penyelenggaraan pelayanan publik yang bersih dan bebas maladministrasi. (Red)