MTQ ke-4 Kecamatan Jelutung Resmi Dibuka, Maulana Soroti Semangat Qur’ani dan Kerukunan Warga
Zonabrita – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-4 tingkat Kecamatan Jelutung Tahun 2026 resmi dimulai di RT 35, Kelurahan Lebak Bandung, Kota Jambi, Jumat (7/8/2026).
Pembukaan MTQ yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 tersebut turut diramaikan pawai ta’aruf yang diikuti para kafilah dan masyarakat. Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya berbagai penampilan budaya yang mencerminkan keberagaman masyarakat di Kecamatan Jelutung.
Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. secara langsung membuka pelaksanaan MTQ tersebut. Dalam kesempatan itu, Maulana menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Quran ke-4 di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, tahun 2026, saya nyatakan resmi dibuka,” ujar Maulana.
Menurut Maulana, MTQ tidak seharusnya hanya dipandang sebagai perlombaan untuk menentukan peserta terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Musabaqah Tilawatil Quran ini tujuannya adalah memuliakan orang-orang yang memuliakan Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an itu mulia dan memuliakan. Siapa pun yang dekat dengan Al-Qur’an akan dimuliakan Allah,” katanya.
Ia menyebut antusiasme masyarakat terhadap MTQ tahun ini cukup tinggi. Tercatat lebih dari 600 kafilah mengikuti rangkaian perlombaan, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Bagi Maulana, peningkatan jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi Qur’ani terus mendapatkan perhatian dari masyarakat.
“Ini artinya keberhasilan kita bersama mendorong anak-anak kita untuk belajar Al-Qur’an. Kepada seluruh kafilah, selamat bermusabaqah. Kepada dewan hakim, selamat menjalankan tugas,” ucapnya.
Maulana berharap para peserta yang meraih hasil terbaik nantinya dapat menjadi wakil Kecamatan Jelutung pada MTQ tingkat Kota Jambi. Terlebih, Kecamatan Palmerah dijadwalkan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kota Jambi tahun ini.
Tidak hanya tingkat kota, Kota Jambi juga akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi. Menurut Maulana, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus menunjukkan kesiapan Kota Jambi dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan berskala lebih besar.
Selain aspek keagamaan, Maulana turut menyoroti keberagaman yang terlihat dalam rangkaian pembukaan MTQ Jelutung. Menurutnya, keterlibatan berbagai latar belakang budaya menjadi gambaran bahwa kehidupan masyarakat Kota Jambi dapat berjalan dalam suasana harmonis.
Hal itu terlihat dari penampilan budaya yang hadir dalam kegiatan, termasuk kesenian dari Sumatera Barat dan barongsai. Lokasi kegiatan yang berada di sekitar kawasan Klenteng juga dinilai semakin memperlihatkan kuatnya toleransi antarwarga.
“Kita melihat harmoni di sini terjadi karena melibatkan berbagai macam suku. Tariannya dari Sumatera Barat, ada barongsai. Kita juga di dekat Klenteng, tapi kita harmoni. Saudara-saudara kita warga Jambi yang berasal dari Tionghoa juga mendukung. Ini menunjukkan harmoni yang sangat baik,” ungkapnya.
Ia menilai kerukunan antarwarga merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman dan bahagia.
“Kerukunan seperti ini merupakan modal utama pembangunan Kota Jambi Bahagia,” tegas Maulana.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian MTQ Kecamatan Jelutung turut mendapat dukungan pengamanan dari unsur Tripika Kecamatan Jelutung, termasuk pemerintah kecamatan, Polsek Jelutung dan Koramil 415-10/Jambi Selatan.
Dengan perpaduan antara pembinaan keagamaan, kebersamaan masyarakat dan keberagaman budaya, MTQ ke-4 Kecamatan Jelutung diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas. Tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta menjaga kerukunan masyarakat di Kota Jambi.(*)










