Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026

Zonabrita.com – Pemerintah Kota Jambi resmi memulai pencarian putra-putri terbaik untuk mengemban tugas mulia sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., membuka secara resmi tahapan seleksi tersebut di Lapangan Tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin pagi (13/04/2026).

Para peserta yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kota Jambi. Sebanyak 361 siswa-siswi setingkat SMA/SMK sederajat dari seluruh penjuru Kota Jambi tampak memadati lokasi dengan penuh antusiasme untuk memperebutkan posisi prestisius tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari penerapan regulasi yang lebih ketat, terutama mengenai batasan usia minimal peserta.

“Kami menerapkan aturan tegas bahwa calon peserta minimal harus berusia 16 tahun tepat pada saat pelaksanaan tugas di tanggal 17 Agustus 2026. Bagi yang belum memenuhi ambang batas usia tersebut, sistem otomatis akan menggugurkan keikutsertaan mereka,” tegas Maulana.

Meski secara kuantitas menurun, Maulana menekankan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama. Seleksi ini dirancang secara komprehensif, mencakup aspek kesehatan fisik, mental, psikologi, hingga wawasan kebangsaan. Tujuan utamanya bukan sekadar mencari mereka yang mahir berbaris, melainkan melahirkan representasi pemuda yang memiliki integritas tinggi.

Lebih jauh, Wali Kota menyoroti urgensi program Paskibraka sebagai insting penyeimbang di tengah derasnya arus informasi digital yang melanda generasi muda. Menurutnya, penggemblengan melalui Paskibraka merupakan obat penawar bagi fenomena ketergantungan remaja terhadap perangkat elektronik atau gadget.

“Melalui disiplin seleksi ini, kita berupaya menarik remaja keluar dari ketergantungan gadget dan mengarahkan energi mereka ke kegiatan yang lebih produktif. Ini adalah langkah nyata memperkuat semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air,” tambahnya.

Maulana juga menaruh harapan besar agar proses ini melahirkan bibit unggul yang mampu bersaing di kancah yang lebih luas. Ia menargetkan perwakilan Kota Jambi tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi mampu menembus jajaran Paskibraka tingkat nasional.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi, Raden Jufri, memaparkan bahwa rangkaian seleksi telah bergulir sejak awal tahun. Tahap administrasi telah dilaksanakan secara daring pada 12 Januari hingga 7 April 2026.

“Setelah pembukaan hari ini, para peserta akan langsung mengikuti Seleksi Kesehatan dan Parade pada 14-15 April. Selanjutnya, pada 16-17 April, ketahanan fisik mereka akan diuji melalui seleksi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Kesemaptaan di Lapangan Kodim 0415,” papar Jufri.

Tahapan akhir akan ditutup dengan seleksi kepribadian dan wawancara di Kantor Kesbangpol untuk menggali nilai-nilai ideologi dan kepemimpinan peserta. Untuk menjaga objektivitas, panitia melibatkan tim penguji profesional dari unsur Kodim 0415, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Jambi, serta Purna Paskibraka Duta Pancasila.

Acara pembukaan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wali Kota kepada dua orang perwakilan calon Paskibraka. Di sela kegiatan, Maulana juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik dan orang tua yang telah memberikan restu serta dukungan penuh bagi para siswa.

​“Dukungan orang tua dan guru adalah kunci. Kita sedang bersama-sama menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berkarakter Pancasila,” tutupnya disambut tepuk tangan hadirin.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, beserta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jambi, pengurus PPI Kota Jambi, serta jajaran pelatih dan instruktur. Seluruh pihak berharap proses seleksi yang berjalan hingga 20 April mendatang dapat berlangsung transparan, adil, dan mampu mencetak kader-kader yang membanggakan bagi Bumi Tanah Pilih Pesako Betuah. (Red)