Apresiasi Soliditas Satgas Karhutla Jambi, Pangdam XX/TIB: Ini Adalah Kerja Bersama
Zonabrita.com — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan soliditas seluruh unsur gabungan Satgas Karhutla yang terus berada di lapangan dalam upaya pemadaman, pendinginan, pencegahan, serta pengendalian titik api.
Apresiasi tersebut disampaikan Pangdam XX/TIB dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Karhutla Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (31/8/2026). Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh unsur dalam menghadapi ancaman Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.
Pangdam XX/TIB hadir bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., serta Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. Ketiganya menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah percepatan penanganan Karhutla, khususnya dalam memastikan respons di lapangan berlangsung cepat, terpadu dan terukur.
Dalam Rakor tersebut, Pangdam menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan keterpaduan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar setiap titik api dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan Satgas Karhutla yang telah bekerja keras di lapangan. Ini adalah kerja bersama. Jangan sampai ada ego sektoral, semua harus bergerak dengan satu tujuan, yaitu mengendalikan Karhutla dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” tegas Pangdam.
Pangdam juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap laporan titik api. Menurutnya, informasi dari lapangan harus segera diteruskan kepada unsur terkait sehingga pengerahan personel, peralatan dan dukungan operasi dapat dilakukan secara cepat.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bersama seluruh unsur Forkopimda akan terus memperkuat kolaborasi dalam penanganan Karhutla. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat TNI-Polri dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menghadapi kondisi Karhutla, termasuk di wilayah lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus dan berkelanjutan.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku unsur pimpinan Satgas juga terus mendorong kesiapan personel dan sarana pendukung di lapangan. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam tanah, khususnya lahan gambut, benar-benar padam.
Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan penanganan Karhutla Jambi yang saat ini mengedepankan operasi terpadu darat dan udara. Pemerintah juga masih melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dengan potensi awan hujan dipantau hingga awal September sebagai bagian dari dukungan penanganan Karhutla.
Rakor turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kajati Jambi, Wakapolda Jambi, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, serta unsur terkait lainnya.
Melalui Rakor tersebut, seluruh unsur sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, mempercepat respons terhadap titik api, meningkatkan patroli dan pencegahan, serta memastikan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Pesan utama yang ditegaskan dalam Rakor: Karhutla Jambi harus dikendalikan bersama. Tidak ada ruang untuk bekerja sendiri-sendiri. Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak meluas dan berdampak lebih besar terhadap masyarakat, kesehatan, lingkungan dan aktivitas sosial ekonomi.
Penrem 042/Gapu










