Usai Dilantik, ISMI Kota Jambi Tancap Gas Gelar Rakerda Susun Program Kerja Empat Tahun ke Depan
Zonabrita.com – Setelah resmi dilantik, Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi langsung tancap gas dengan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun program kerja organisasi selama empat tahun ke depan.
Rakerda tersebut berlangsung pada Selasa siang di Maulidia Convention Center, Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dan dihadiri jajaran pengurus serta seluruh bidang dalam struktur organisasi ISMI Kota Jambi.
Dalam rapat tersebut, masing-masing bidang memaparkan rancangan program kerja yang akan dijalankan, mulai dari bidang organisasi, pendidikan, informasi dan komunikasi, riset, sosial, ekonomi, sumber daya, agama, olahraga, kepemudaan, ekonomi kreatif hingga bidang hukum dan advokasi.
Ketua ISMI Kota Jambi, Dr. H. Ardi, S.P., M.Si., mengatakan Rakerda menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi setelah pelantikan sekaligus memastikan seluruh bidang memiliki program yang jelas untuk empat tahun mendatang.
“Seluruh bidang menyampaikan program kerja untuk empat tahun ke depan. Saya berharap program yang sudah disusun nantinya bisa benar-benar dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ardi.
Ia juga menyampaikan bahwa ISMI Kota Jambi akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah, termasuk Kesbangpol. Hal tersebut dinilai penting agar keberadaan organisasi memiliki dasar administrasi dan kelembagaan yang jelas.
“ISMI Provinsi sudah melaporkan ke Kesbangpol. Karena kita berada di Kota Jambi, kita juga akan melaporkan keberadaan ISMI Kota Jambi. Alhamdulillah, Kesbangpol juga diundang untuk memperkuat organisasi kita,” katanya.
Selain penguatan kelembagaan, ISMI Kota Jambi juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi mengenai budaya Melayu dan penyelesaian persoalan masyarakat melalui pendekatan restoratif.
Program lain yang dibahas yakni pengembangan UMKM, termasuk rencana kegiatan bazar dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal. ISMI juga berencana mendorong hadirnya Gerai Oleh-Oleh Serumpun Melayu sebagai wadah untuk menampilkan berbagai produk industri kreatif masyarakat Melayu.
Pada bidang agama, salah satu program yang disiapkan adalah ISMI Sahabat Yatim. Program ini diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup anak yatim dan piatu, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Program tersebut mencakup perhatian terhadap aspek pendidikan, kesehatan hingga pengembangan karakter anak-anak yatim dan piatu. Selain itu, ISMI juga mendorong masjid agar semakin kuat fungsinya sebagai pusat pendidikan dan pembinaan masyarakat.
Di bidang olahraga, ISMI Kota Jambi juga menyiapkan sejumlah agenda yang menggabungkan olahraga, budaya dan pariwisata.
Salah satu gagasan yang dibahas yakni Gowes Wisata Budaya Melayu, dengan rute yang nantinya diarahkan untuk mengenalkan kawasan dan budaya Melayu di Kota Jambi, termasuk kawasan Seberang.
Kegiatan olahraga lainnya juga direncanakan melalui Kampung Bahagia Cup, yang dapat dikemas dalam bentuk mini soccer maupun bulu tangkis.
Program tersebut diharapkan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak serta memanfaatkan potensi program pembangunan masyarakat di tingkat RT.
Sementara untuk generasi muda, ISMI melihat olahraga dan ekonomi kreatif sebagai salah satu cara untuk memberikan ruang positif bagi anak muda. Kegiatan seperti e-sport, boxing, serta olahraga lainnya akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan pihak terkait.
ISMI juga membuka peluang kolaborasi dengan kepolisian dalam kegiatan olahraga kepemudaan, termasuk kegiatan boxing yang direncanakan pada Oktober mendatang.
Selain itu, terdapat pula gagasan mengembangkan kegiatan senam lansia dengan nuansa Melayu, sehingga olahraga sekaligus menjadi bagian dari pelestarian budaya daerah.
Bidang hukum dan advokasi turut memaparkan sejumlah program yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan ISMI serta pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan.
Dalam jangka pendek, ISMI Kota Jambi menargetkan proses administrasi organisasi segera diperkuat dan dilaporkan kepada Kesbangpol. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan status dan keberadaan organisasi memiliki administrasi yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengurus juga akan menyiapkan sejumlah dokumen organisasi sebelum proses administrasi tersebut dilanjutkan.
Untuk jangka menengah, bidang hukum menyoroti potensi penguatan hukum adat Melayu. ISMI melihat penyelesaian persoalan tertentu di tengah masyarakat dapat mengedepankan pendekatan adat sepanjang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Rencana tersebut akan dikaji lebih lanjut melalui focus group discussion (FGD) serta melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk lembaga adat, pemerintah dan DPRD.
Selain itu, ISMI juga akan mendorong penerapan restorative justice melalui komunikasi dan kolaborasi dengan institusi penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan.
Program advokasi juga mencakup empat bidang utama, yakni advokasi budaya dan hak hukum adat, advokasi ekonomi dan UMKM, advokasi politik dan kebijakan publik, serta advokasi sosial.
ISMI Kota Jambi juga merancang kegiatan sosial berupa pasar murah dan pembagian masker kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian akibat dampak pencemaran udara di Kota Jambi.
Program tersebut nantinya akan dikolaborasikan dengan UMKM lokal sehingga kegiatan sosial sekaligus dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Untuk program jangka panjang, ISMI Kota Jambi juga menyiapkan ISMI Investment Forum. Forum ini diarahkan sebagai wadah business matching yang mempertemukan pelaku usaha Melayu, investor, industri jasa keuangan, perbankan syariah, serta pemerintah.
Melalui forum tersebut, ISMI berharap potensi ekonomi masyarakat Melayu dapat semakin berkembang dan memiliki akses yang lebih luas terhadap investasi maupun kerja sama usaha.
Dalam Rakerda tersebut, struktur kepengurusan ISMI Kota Jambi juga diperkuat. Sejumlah nama yang masuk dalam jajaran kepengurusan di antaranya Dr. Fadli, S.Pd., M.Pd., yang membidangi pendidikan, informasi dan komunikasi serta riset.
Kemudian terdapat Muhamad Saleh Azim, S.E., Hairon Fauzi, S.Kom., I., serta jajaran sekretariat yang diisi Zaky Fatoni, S.P., M.Sc., Arvandi, S.Pd.I., dan Ardi Kurnia Utama, S.H., serta Pepa Sri Rahayu, S.Si.
Rakerda ini menjadi momentum awal bagi ISMI Kota Jambi untuk menerjemahkan visi organisasi ke dalam program konkret selama empat tahun ke depan, dengan menitikberatkan pada penguatan budaya Melayu, pendidikan, sosial, ekonomi, hukum, kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Harapannya, semua bidang bisa bergerak bersama. Program yang sudah disusun bukan hanya menjadi rencana di atas kertas, tetapi bisa dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ardi.(*)










