Cek Endra Serap Aspirasi Warga Rantau Rasau: Dari Masalah Listrik hingga Kemudahan KUR
Zonabrita.com – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Cek Endra, kembali turun ke tengah masyarakat dalam rangka agenda Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Kantor Camat Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai kendala krusial yang selama ini menghambat geliat ekonomi dan kesejahteraan di wilayah pesisir tersebut.
Plt. Camat Rantau Rasau, Arie Mulyono, S.Kom, dalam sambutannya memaparkan kondisi objektif wilayahnya yang masih memerlukan perhatian serius. Ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan stabilitas pasokan listrik tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.
Selain masalah infrastruktur dasar, Arie juga menyoroti tantangan pengelolaan sampah yang membutuhkan ketersediaan lahan penguraian yang representatif. Di sisi lain, ia berbagi pandangan mengenai kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah digalakkan pemerintah daerah.
“Kami berharap melalui momentum reses ini, aspirasi terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Rantau Rasau dapat tersampaikan secara langsung ke tingkat pusat melalui Bapak Cek Endra,” ujar Arie.
Senada dengan Camat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Tanjab Timur turut mengutarakan kendala distribusi Minyak dan Gas (Migas). Ia mengakui adanya kesulitan dalam memastikan ketersediaan pasokan energi yang stabil bagi rumah tangga miskin di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, Kadis Perindag mendorong penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, kemudahan akses perbankan sangat vital untuk mengakomodir pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) agar dapat naik kelas.
Merespons persoalan energi, Kepala PLN ULP Muara Sabak, Marwan Masalan, menjelaskan bahwa secara data, sistem kelistrikan di rayon Muara Sabak telah terkoneksi secara menyeluruh. Namun, ia tetap membuka diri terhadap keluhan teknis di lapangan. “Jika masih ada kendala komunikasi atau persoalan teknis yang belum terselesaikan, kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Marwan.
Sesi diskusi berlangsung dinamis saat sejumlah perwakilan warga menyampaikan keluh kesah mereka. Salah satu poin utama yang mencuat adalah sulitnya mengakses pinjaman KUR melalui pihak perbankan yang dirasa memiliki birokrasi berbelit.
Warga juga mengusulkan pengadaan pangkalan SPBU khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian. Selain itu, terkait penambahan kuota Gas LPG, masyarakat meminta agar distribusinya dipusatkan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Persoalan hukum juga menjadi atensi, di mana warga meminta pihak PLN lebih mengedepankan pembinaan ketimbang denda saat melakukan razia, serta memohon penyelesaian administrasi terkait sertifikat tanah transmigrasi.
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Drs. H. Cek Endra mencatat setiap poin sebagai bahan evaluasi dan perjuangan di tingkat pusat. Ia memotivasi masyarakat untuk tetap optimis di tengah kebijakan efisiensi yang sedang berjalan.
Cek Endra menyadari bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat cukup kompleks, namun ia menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia meminta sinergitas antara masyarakat dan pemerintah daerah terus diperkuat melalui komunikasi yang intens.
“Saya memahami betul kondisi yang bapak dan ibu rasakan. Kami akan membangun komunikasi yang efektif dengan kementerian terkait di pusat agar setiap aspirasi, mulai dari persoalan listrik, akses modal, hingga legalitas lahan, dapat segera terealisasi,” tutur mantan Bupati Sarolangun dua periode tersebut.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Tanjung Jabung Timur, Hasnibah, A.Md, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pimpinan kecamatan yang antusias mengikuti jalannya reses hingga usai.
Menutup rangkaian agenda reses di Rantau Rasau, Drs. H. Cek Endra secara simbolis menyerahkan bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari BUMN melalui MIND ID. Bantuan senilai Rp50.000.000,- tersebut diperuntukkan bagi pembangunan dan kemakmuran Masjid Attaqwa yang berlokasi di Kelurahan Nipah Panjang.
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata dari pengawalan aspirasi yang dilakukan Cek Endra di tingkat pusat, khususnya dalam menggandeng mitra kerja BUMN untuk berkontribusi pada pembangunan sarana ibadah di daerah pemilihannya.
”Masjid adalah pusat peradaban dan silaturahmi warga. Semoga bantuan ini dapat mempercepat proses pembangunan atau perbaikan sarana di Masjid Attaqwa, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman,” ungkapnya saat menyerahkan papan bantuan simbolis.
Tidak hanya bantuan untuk sarana ibadah, Cek Endra juga menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan cendera mata berupa paket bantuan sembako kepada warga yang hadir. Pembagian sembako ini disambut antusias oleh masyarakat sebagai bentuk perhatian langsung untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga.
”Bantuan sembako ini jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah bentuk kasih sayang dan tali silaturahmi kami kepada bapak dan ibu semua. Semoga bermanfaat,” pungkas politisi Golkar tersebut sebelum mengakhiri kunjungannya.
Aksi sosial ini mempertegas komitmen Cek Endra untuk tidak hanya menjadi penyambung lidah rakyat dalam hal kebijakan, tetapi juga hadir secara nyata memberikan solusi jangka pendek bagi kebutuhan masyarakat di Tanjung Jabung Timur. (Red)


















