Akhiri Dinamika Internal, Cek Endra-Ivan Wirata Rangkul Semua Kubu dalam Struktur Baru Golkar Jambi”

Zonabrita.com – Teka-teki mengenai nakhoda definitif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Jambi akhirnya terjawab. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode terbaru yang mengukuhkan posisi kepemimpinan di tingkat provinsi.

Melalui Surat Keputusan Nomor: Skep-144/DPP/GOLKAR/I/2026, Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan mandat penuh kepada Cek Endra (CE) untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut di Negeri Jambi. Dalam dokumen yang ditandatangani langsung oleh Bahlil pada 8 Januari 2026 itu, posisi strategis Sekretaris dipercayakan kepada Ivan Wirata, sementara posisi Bendahara diisi oleh Fahrul Rozi.

Terbitnya SK ini menjadi titik balik penting bagi internal partai. Kehadiran dokumen resmi tersebut secara otomatis mengakhiri dinamika serta riak-riak internal yang sempat mewarnai perjalanan Golkar Jambi dalam beberapa bulan terakhir.

Cek Endra, yang juga merupakan mantan Bupati Sarolangun, menyambut baik terbitnya legalitas kepengurusan ini. Ia menegaskan bahwa SK tersebut adalah “lampu hijau” bagi dirinya dan seluruh jajaran pengurus untuk segera tancap gas menjalankan roda organisasi.

​”Dengan adanya SK ini, kami sudah secara resmi bekerja. Tidak ada lagi keraguan. Instruksi Ketua Umum sangat jelas: kami harus bergerak cepat,” ujar Cek Endra saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (10/1/2026).

Agenda prioritas yang kini berada di depan mata adalah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat Kabupaten dan Kota. Cek Endra menargetkan konsolidasi di tingkat akar rumput ini dapat rampung dalam waktu singkat.

​”Sesuai arahan Ketua Umum, dalam waktu singkat kita akan melakukan Musda di 11 kabupaten/kota. Insya Allah, kami optimis dalam dua bulan seluruh rangkaian Musda sudah selesai,” tambahnya dengan nada optimis.

Menanggapi isu perpecahan atau adanya kubu-kubu yang sempat berseberangan pada momentum Musda sebelumnya, Cek Endra menunjukkan sikap kenegarawanan politik. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru ini mengusung semangat inklusivitas.

​Tercatat ada sekitar 150 nama yang masuk dalam struktur pengurus DPD I Golkar Jambi kali ini. Menurut Cek Endra, komposisi tersebut disusun sedemikian rupa untuk mengakomodir berbagai potensi, termasuk pihak-pihak yang sebelumnya tidak searah dengan dirinya.

​”Dinamika politik itu hal yang biasa. Dalam SK ini, mereka yang kemarin tidak mendukung pun tetap kami masukkan. Ini adalah SK Konsolidasi. Kita ingin membangun kekuatan bersama, bukan memelihara perbedaan,” tegasnya.

​Meski merangkul semua pihak, Cek Endra memberikan catatan kritis terkait etos kerja organisasi. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban oleh 150 pengurus tersebut bukanlah sekadar nama di atas kertas, melainkan tanggung jawab yang akan dipantau secara berkala.

​Pihaknya akan melakukan pemantauan ketat terhadap progres kerja setiap bidang setelah pelantikan resmi dilaksanakan. Jika ditemukan pengurus yang pasif atau tidak memberikan kontribusi nyata bagi partai, Cek Endra tidak segan untuk melakukan perombakan.

​”Kami akan melihat kinerja setelah pelantikan ini. Jika tidak memberikan kinerja yang baik atau tidak sejalan dengan visi partai, tentu evaluasi akan dilakukan. Aturan organisasi memungkinkan hal itu (Reshuffle).

Kami butuh tim yang solid dan bekerja keras untuk memenangkan Golkar di masa depan,” pungkasnya.
​Dengan terbitnya SK ini, Partai Golkar Jambi kini memasuki babak baru di bawah kepemimpinan duet Cek Endra dan Ivan Wirata, dengan target besar memperkuat basis massa menjelang kontestasi politik mendatang. (Red)