Transformasi Domino Menuju Olahraga Prestasi: ORADO Kota Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas 2026
Zonabrita.com – Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Cabang Kota Jambi secara resmi menghentak panggung olahraga daerah dengan menggelar Seleksi Atlet Kejuaraan Cabang (Kejurcab) 2026. Perhelatan yang menjadi tonggak sejarah bagi para pencinta olahraga strategi ini dibuka secara resmi pada Jumat (10/4/2026), bertempat di Kopitiam 99 Murni, Jalan Prof. Hamka, Kota Jambi.
Acara ini bukan sekadar turnamen biasa; ia adalah representasi dari pergeseran paradigma permainan tradisional menuju disiplin olahraga profesional yang diakui secara nasional. Ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat hingga pelajar, memadati lokasi dengan satu visi: meraih tiket menuju panggung nasional.
Ketua Cabang ORADO Kota Jambi, Henky Setiawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa seleksi ini merupakan instrumen krusial untuk memetakan kekuatan atlet lokal. Ia memaparkan bahwa pemenang dari ajang ini tidak hanya akan berhenti pada level kota, melainkan akan mengemban amanah mewakili Provinsi Jambi dalam ajang yang lebih bergengsi.
”Kami mencari atlet-atlet yang memiliki kecerdasan taktis dan ketahanan mental yang kuat. Pemenang dari kategori Senior dan Junior dalam seleksi ini akan kami kirim langsung untuk mengikuti Kejuaraan Tingkat Nasional di Puncak, Bogor, pada tanggal 24-26 mendatang,” ujar Henky di hadapan para peserta yang tampak antusias.
Kehadiran Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Karya Gumai, menambah bobot legitimasi acara ini. Dalam sambutannya, Antoni memberikan apresiasi luar biasa atas progresivitas pengurus ORADO Kota Jambi yang mampu menggerakkan animo masyarakat secara masif dan terorganisir.
Ia memberikan pesan kuat bahwa domino saat ini sedang bertransformasi menjadi olahraga prestasi yang nantinya akan bernaung secara resmi di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Antoni mengingatkan para atlet bahwa status “olahraga prestasi” menuntut kedisiplinan yang jauh lebih tinggi dibandingkan sekadar permainan rekreatif.
“KONI mendukung penuh langkah ORADO. Namun, saya mengingatkan bahwa untuk menjadi atlet prestasi, kalian wajib mematuhi segala regulasi dan aturan main yang telah ditetapkan oleh federasi. Kepatuhan pada aturan adalah langkah pertama bagi domino untuk sejajar dengan cabang olahraga berprestasi lainnya. Hindari pelanggaran etika dan tunjukkan bahwa domino adalah permainan intelektual,” tegas Antoni Gumai dengan nada menyemangati.

Puncak acara pembukaan ditandai dengan arahan dari Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Provinsi Jambi, Kemas Alfansuri, S.Sos, MM. Sebelum membuka seleksi secara resmi, Kemas membawakan narasi mendalam mengenai tantangan sosiologis yang dihadapi oleh dunia domino di Indonesia.
Kemas secara terbuka membedah stigma negatif yang selama ini melekat di masyarakat, di mana domino seringkali identik dengan aktivitas buang waktu di warung kopi atau bahkan dikaitkan dengan perjudian.
”Tugas kita berat, namun mulia. Kita sedang meruntuhkan tembok paradigma lama yang menganggap domino adalah kegiatan yang kurang produktif. Melalui wadah ORADO, kita mentransformasi ‘meja kopi’ menjadi ‘meja prestasi’. Kami ingin mengubah citra domino menjadi olahraga asah otak yang diakui secara ilmiah dan organisasi,” jelas Kemas dengan lugas.
Kemas menambahkan bahwa salah satu strategi utama untuk mengubah citra tersebut adalah melalui pembinaan atlet muda. Dengan melibatkan kategori Junior, ORADO ingin membuktikan kepada para orang tua dan pendidik bahwa domino dapat melatih logika, konsentrasi, dan kemampuan pengambilan keputusan pada anak muda.
”Ke depan, kita tidak lagi bicara soal keberuntungan, melainkan soal taktik dan statistik. Kami akan terus memproduksi atlet-atlet yang memiliki integritas tinggi. Ketika masyarakat melihat anak-anak muda kita berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional, maka dengan sendirinya citra negatif itu akan luntur dan berganti dengan kebanggaan,” pungkas Kemas sebelum mengetuk palu tanda dimulainya kompetisi secara resmi.
Begitu turnamen dimulai, suasana hening menyelimuti area pertandingan, berganti dengan denting batu domino yang beradu di atas meja simbol dari pertarungan strategi yang sedang berlangsung. Para peserta tampak sangat serius mencermati setiap langkah lawan, menunjukkan bahwa mereka mengadopsi semangat atlet profesional.
Melalui seleksi ini, ORADO Kota Jambi berharap dapat melahirkan wajah-wajah baru yang akan menjadi pahlawan olahraga bagi Jambi. Targetnya jelas: membawa pulang piala dari Puncak Bogor dan membuktikan bahwa Jambi adalah salah satu lumbung atlet domino terbaik di tanah air. (Red)











